Garam memiliki banyak manfaat mulai dari menjaga produksi hormon tiroid, membersihkan mulut, hingga mencegah tekanan darah rendah. Nah ternyata garam juga bisa membersihkan kulit ketika digunakan untuk berendam atau mandi.

Garam SPA setidaknya memiliki tujuh manfaat, yaitu mengangkat sel kulit mati, mencegah jerawat pada wajah, mengurangi wajah berminyak, menghilangkan bau badan, menyuplai kandungan mineral bagi kulit, menyembuhkan alergi dan infeksi pada kulit dan penghilang rasa sakit.

Terkait manfaat terhadap kulit dengan cara mandi atau berendam, Koperasi Tani Sari Makmur telah berhasil membuat produk diversifikasi dari garam. Sejak tahun 2018 mereka telah memproduksi produk garam SPA.

Ketua Koperasi Tani Sari Makmur, Dias Eko Erry Akhmadi mengatakan ide membuat garam SPA ketika itu harga garam anjlok. Mengolah garam menjadi produk SPA mampu mendongkrak harga jual.

Dia mengungkapkan ide diversifikasi garam sendiri dia dapat saat mengikuti pelatihan selama satu bulan di Kabupaten Indramayu oleh Bank Negara Indonesia (BNI) tahun 2017. Setahun kemudian, mencoba memproduksi garam SPA bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Perempuan dan anggota Koperasi yang perempuan.

Pria yang akrab disapa Erry itu menambahkan garamnya dicampur dengan aroma terapi dan Essential Oil atau minyak alami yang diekstrak dari satu jenis tanaman tertentu.

“Kami menggunakan garam pilihan, garam yang lebih dari 2 minggu atau 15 hari, kristalnya besar dan NaCl nya bagus. Kami menggunakan essential oilnya dari minyak zaitun, pewarnanya alami, dari mawar, buah naga, ” tuturnya.

Pria berusia 41 tahun ini menjelaskan cara pemakaian garam SPA cukup mudah. Garam SPA dimasukkan ke dalam air hangat, kemudian badan atau cukup kaki direndam.

Pemasaran produk dilakukannya melalui konvensional dari mulut ke mulut dan media sosial, termasuk pameran. Konsumennya tak hanya dari dalam kota, tetapi merambah ke Yogyakarta, Jakarta dan Bandung.

Produk Garam SPAnya dikemas menjadi dua ukuran, kemasan 100 gram dijual Rp.7 ribu dan 250 gram dibandrol Rp. 15 ribu.

Produk Garam SPA produk Koperasi yang dipimpinnya itu saat ini dalam proses pengurusan ijin di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

“Kalau yang SNI kita sudah punya, saat ini proses di BPOM yang kesehatan.” ucapnya

Soal kendala, warga desa Tambakagung itu mengungkapkan hanya bahan baku, karena garam termasuk produk musiman. Sedangkan cita- citanya garam SPA tersebut semakin laris terjual, sehingga berdampak membantu perekonomian anggota Koperasi dan petambak garam.(Dari Kaliori Rendy Teguh Wibowo melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…