Cegah Banjir, BBWS Bersama Pemkab Rembang Kebut Normalisasi Sungai

REMBANG – Penanganan daerah rawan bencana dikebut, menyusul datangnya musim penghujan di Kabupaten Rembang.

Kepala Bidang Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang, E. Risangsoko menjelaskan salah satunya yang sedang ditangani adalah daerah aliran sungai (DAS) Ngepang di Desa Lodan, Kecamatan Sarang.

Sungai tersebut dinormalisasi, untuk mengantisipasi bencana banjir yang rawan terjadi.

Risang menyebut dalam waktu dekat ini pihaknya akan kembali menormalisasi DAS di 3 titik di wilayah Kecamatan Kaliori yaitu Desa Meteseh, Wiroto, dan Desa Maguan.

Ketiga desa ini dianggap rawan terjadinya banjir, sehingga masuk dalam perhatian dan diusulkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana.

“Rencana minggu depan ini kita mulai, tapi kita belum tau kapan. Tapi dalam waktu dekat akan bertemu dengan camat dan para kepala desa dari tiga desa tersebut,” bebernya.

Belum lama ini, BPBD, BBWS Pamali Juwana juga sudah menormalisasi DAS Ngepang dengan panjang sekitar 14 kilometer. Memanjang antara Desa Jambangan sampai Desa Kalipang Kecamatan Sarang.

Namun yang dinormalisasi berdasarkan skala prioritas sepanjang 1,4 kilo meter. Pekerjaan tersebut sudah rampung dikerjakan sekitar 20 hari lalu.

Dengan normalisasi DAS harapannya dapat mencegah terjadinya banjir di sejumlah desa.(Asmui/Msd/CBFM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *