Banyak orang beranggapan bahwa merawat reptil utamanya gecko itu sulit dan ribet. Padahal untuk merawat hewan melata ini tergolong cukup mudah dan tidak menyita banyak waktu.
Seorang peternak Gecko dari Desa Sumberjo Kecamatan Rembang, Ivan Kurniawan, menyampaikan, pemberian makanan untuk gecko berbeda dengan hewan peliharaan pada umumnya yang diberi makan setiap hari. Karena gecko butuh 36 jam untuk mencerna makanan sampai akhirnya keluar kotoran.
Untuk memberi makan Gecko, kata breeder profesional ini cukup 2-3 hari sekali. Namun waktu yang terbaik menurutnya diberi makan 2 hari sekali.
“Kunci untuk merawat gecko sebenarnya hanya satu yaitu telaten. Kalau diberi makan 2 hari sekali ya seterusnya dua hari sekali. Jangan habis 2 hari, besoknya 3 hari sekali, dan mundur-mundur terus,” kata dia.
Dirinya mengungkapkan, jika gecko tidak diberi makan sesuai dengan jadwal akan mempengaruhi postur tubuhnya atau menjadi lebih kecil. Jika sudah demikian, produktifitas dari gecko pasti berkurang.
“Dari yang sebelumnya dia bisa berrtelur 20 butir, berkurang jadi 10 butir, 8 butir,” ucapnya.
Kemudian, kebersihan kandang juga harus diperhatikan. Jika tidak dibersihkan kemungkinan gecko terserang pengakit akan sangat tinggi.
Uniknya, lanjut dia, gecko tidak perlu dimandikan apalagi dijemur seperti reptil pada umumnya. Cukup kandangnya dibersihkan 2 hari sekali, sekaligus diberi makan dan minum.
“Tidak ada treatment khusus seperti dimandikan, dijemur, itu tidak perlu. Cuma bersihkan kandang, kasih makan dan minum, selesai,” bebernya.
Dirinya mengingatkan, faktor iklim pancaroba dapat mempengaruhi tingkat stres pada gecko yang akhirnya tidak mau makan. Namun tidak perlu khawatir, cukup pindahkan gecko kedalam ruangan dengan suhu stabil, maka nantinya kondisi gecko akan berangsur membaik.
“Kita cuma memanipulasi suhu aja biar tidak naik turun, itu aja treatmentnya. Karena gecko suka dengan suhu hangat,” imbuhnya.
Sementara untuk penggunaan alas pada kandang, Ivan lebih memilih menggunakan pasir dolomit. Pasalnya pasir dolomit mengandung kalsium yang manfaatnya baik untuk gecko.
“Bisa pakai alas kertas juga, tapi kalau saya pribadi lebih suka pakai pasir dolomit. Karena ketika kita kasih makan jangkrik, jangkriknya kena pasir dolomit dan kemakan gecko itu bagus karena mengandung kalsium,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Solois Rembang, Bare Lepas Single Kedua “Out of You”

Penyanyi solo (solois) asal Rembang, Bare melepas single kedua “Out of You”,…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Radio CBFM Luncurkan 9 Program Siar Kekinian

Radio Citra Bahari FM (CBFM) Rembang mulai bergerak menyasar pendengar kaum pemuda…

Barongsai dan Leang Leong Meriahkan Malam Tahun Baru Imlek

Pergantian tahun baru China ( Imlek ) 2573 di klenteng Cu An…