Bupati serahkan zakat ke BAZNas

REMBANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Rembang mengharapkan bantuan partisipasi masyarakat kota garam dalam menyalurkan zakat. Hal itu disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Rembang, Mohammad Aly Ansori, dalamĀ  pelaksanaan pembayaran zakat Kepala Daerah, di Ruang Rapat Bupati, Kamis (4/4).

Aly Ansory mengatakan diperlukannya dukungan masyarakat agar pengumpulan zakat di Rembang sesuai target.

“BAZNas Rembang diberi target oleh BAZNas RI sebesar Rp 7,3 Milyar. Namun terealisasi Rp 4,3 Milyar. Kemudian tahun 2024, target dari BAZNas RI naik menjadi Rp 10,3 Milyar” imbuhnya.

Ia mengungkapkan zakat yang dikumpulkan oleh masyarakat diberikan kepada umat dalam berbagai program di antaranya bantuan sosial miskin, bantuan pengobatan orang sakit, santunan disabilitas, santunan lanjut usia terlantar, bantuan sembako dan bedah rumah tidak layak huni.

Menanggapi hal itu, Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengakui menjadi tantangan yang perlu dihadapi untuk menggugah kesadaran masyarakat utamanya Aparatur Sipil Negara.

“Sudah kami gariskan melalui Peraturan Bupati yang terakhir Instruksi Bupati. Ini sudah kami lakukan semua. Tetapi hasilnya mengenaskan. Dari target Rp 7,3 Milyar tercapai 55%” ujarnya.

Bupati mengungkapkan rasa enggan untuk berzakat oleh ahli ibadah sekalipun telah diketahui oleh Nabi Muhammad SAW pada 1.400 tahun lalu.

Dalam kegiatan itu diisi penyerahan zakat dari 2,5 persen gaji Bupati Rembang, Abdul Hafidz kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Rembang, Mohammad Aly Ansori.(Masudi/CBFM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *