Bupati Rembang Abdul Hafidz mencabut moratorium usulan pembuatan Jalan Usaha Tani (JUT) di Kabupaten Rembang. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan di Pendapa Kecamatan Sarang, baru-baru ini.

Bupati mengatakan dicabutnya moratorium pembangunan JUT, untuk mengurangi beban petani beraktifitas di persawahan. Sehingga petani bisa membawa pupuk ke sawah dan membawa hasil panen dari sawah bisa lancar.

Lha nek wong nyabrang sawah nganti setengah kilo (500 meter), nonto-nonto nggawa pupuk, panen ora ana dalane. Ini juga membebani pada petani,” imbuhnya.

Bupati mengungkapkan persyaratan pengajuan usulan JUT harus ada embrio jalan pertanian.

Selain JUT menurut Bupati pihaknya juga membuka peluang bagi petani untuk pembuatan sumur bor. Dengan syarat ada sumber airnya akan direalisasikan. Agar petani bisa makmur.

Bupati menjelaskan diberikannya harapan kepada petani untuk bisa merealisasikan peluang itu karena keberhasilan pertanian tidak cukup dengan pengairan, alat pengolahannya dan alat panennya saja.  Harapannya untuk mengurangi kemiskinan. Karena Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Rembang 25%nya dari pertanian.(Dari Sarang Masudi melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…