REMBANG – Bupati Rembang, Abdul Hafidz dan Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’ bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, pada hari Selasa (16/8), menghadiri Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rembang. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Sekretariat DPRD itu mengagendakan mendengarkan pidato Presiden RI dalam rangka penyampaian pengantar keuangan pemerintah atas Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2023 beserta nota keuangannya.

Ketua DPRD Rembang, Supadi mengatakan diadakannya rapat paripurna itu berpedoman pada surat edaran Menteri Sekretaris Negara nomor B737/M/S/TU.00.04/08/2022 mengenai pedoman Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia Tahun 2022.

“Rapat paripurna ini, dilaksanakan atas dasar jadwal yang ditetapkan oleh Badan Musyawarah DPRD Rembang pada tanggal 1 Agustus 2022 dengan memperhatikan Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara,”Imbuhnya.

Dalam kegiatan itu Supadi mengajak kepada peserta rapat paripurna untuk memekikkan kata “MERDEKA” sebagai bentuk mengenang dan menumbuhkan kebanggaan kepada para pejuang bangsa Indonesia dan mengobarkan semangat nasionalisme dan kecintaan pada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sementara itu Presiden RI, Joko Widodo dalam pidato penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2023 dan Nota Keuangan pada Rapat Paripurna DPR RI Tahun Sidang 2022, di Gedung MPR/DPR, Jakarta menyampaikan pada tahun 2023 anggaran transfer ke daerah direncanakan sebesar Rp. 811,7 Trilyun.

“Kebijakan transfer ke daerah diarahkan untuk meningkatkan sinergi kebijakan fiskal pusat dan daerah, serta harmonisasi belanja pusat dan daerah,” Ujarnya.

Presiden Jokowi juga memberikan arahan agar transfer anggaran ke daerah dapat memperkuat kualitas pengelolaan transfer ke daerah sejalan dengan implementasi Undang-undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Presiden juga menyebutkan agar anggaran sebesar Rp. 811,7 triliun tersebut dapat digunakan untuk mendukung sektor-sektor prioritas yang telah ditetapkan pemerintah dan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan perpajakan daerah dengan tetap menjaga iklim investasi, kemudahan berusaha, dan kesejahteraan masyarakat.

Presiden juga menekankan agar anggaran transfer ke daerah dapat mengoptimalkan pemanfaatan belanja daerah untuk penguatan akses dan kualitas layanan publik.(Masudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…