Pelebaran jalan di wilayah kota khususnya di Jalan Slamet Riyadi sedikit mengalami kendala terkait ketersediaan U-Ditch. Jumlah U-Ditch yang dibutuhkan untuk membuat saluran air dalam proses pelebaran jalan masih kurang karena tersendatnya pasokan dari pabrik.

Menanggapi permasalahan tersebut, Bupati Rembang, Abdul Hafidz, lantas menawarkan diri kepada pelaksana proyek untuk membantu mencarikan penyedia U-Ditch. Upaya tersebut dilakukannya agar pengerjaan pelebaran jalan di jalan Slamet Riyadi bisa selesai tepat waktu.

Bupati Hafidz menyampaikan, pelaksana bisa menyelesaikan proses pembuatan saluran air dalam waktu 5 hari jika kebutuhan U-Ditch terpenuhi. Selanjutnya, dengan sisa waktu 6 hari bisa dilakukan untuk proses pengaspalan jalan secara menyeluruh.

Dirinya menyebutkan, untuk pelebaran jalan Slamet Riyadi membutuhkan U-Ditch sebanyak 1.300 unit. Sedangkan yang tersedia saat ini untuk dipasang baru sekitar 700an unit.

“Sudah terpasang 700an, masih sisa 600. Hanya persoalan suplainya yang memang tersendat-sendat. Saya bisa memberikan opsi untuk referensi pengadaan U-Ditch. Tadi sudah ada sekitar 200-300, berarti kalau besok mulai terkirim 5 hari dipasang selesai. Jadi masih sisa 6 hari untuk pengaspalan,” terangnya.

Bupati Hafidz menyadari di waktu yang menyisakan hitungan Minggu ini pengerjaan proyek khususnya infrastruktur jalan menjadi perhatian beberapa pihak. Untuk menjawab hal itu dirinya akan terus berupaya agar pengerjaan proyek bisa rampung di tahun ini.

“Maka kita semangati ini (para pelaksana proyek), memang waktunya sudah kritis. Tapi apapun kami akan bertanggung jawab terhadap kegiatan pemerintahan. Jadi resiko politik akan kami tanggung,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Rembang, Abdul Hafidz bersama rombongan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU Taru) Kabupaten Rembang meninjau pengerjaan pelebaran jalan di wilayah Kota. Ada 3 titik pelebaran jalan yang ditinjau, meliputi jalan Majapahit atau di Eks Stasiun, jalan Ahmad Yani Desa Sumberjo, dan Jalan KS. tubun Desa Pulo.

Disebutkannya, komitmen dari para pelaksana proyek untuk menyelesaikan pengerjaan pelebaran jalan tergolong masih cukup masuk akal. Untuk di Jalan KS. Tubun Desa Pulo akan mulai dilakukan pengaspalan pada hari Senin depan. Diperkirakan dalam waktu 3 sampai 4 hari pengaspalan jalan tersebut bakal rampung.(Dari Rembang Rendy Teguh Wibowo melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…