Penyandang disabilitas dalam kehidupan sehari-hari seperti terasingkan dari pekerjaan. Padahal, aksesibilitas pada konteks ketenagakerjaan khususnya hak atas pekerjaan, penyandang disabilitas berhak mengakses informasi pekerjaan secara terbuka, luas, dan tanpa adanya diskriminasi.

Namun faktanya tidak sedikit dari mereka yang kesulitan untuk memperoleh pekerjaan utamanya di perusahaan. Meski mereka sudah memenuhi persyaratan dan kualifikasi pekerjaan sebagai pekerja perusahaan.

Kepala desa Tlogomojo Kecamatan Rembang, Nur Kholis saat kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) belum lama ini, mengungkapkan pihaknya pernah mengajukan 1 orang penyandang disabilitas di salah satu pabrik di Rembang namun ditolak.

Padahal, lanjut dia, penyandang disabilitas yang diajukannya tergolong bisa bekerja seperti karyawan yang lain. Hal itu membuktikan seperti tidak ada peluang bagi penyandang disabilitas untuk bekerja di perusahaan.

Kemarin saya mengajukan 1 di pabrik sepatu, padahal disabilitas yang saya ajukan tidak terlalu. Itu kita ditolak sampai 3 bulan. Seharusnya disitu ada prioritas, kalau kita mengacu di kemiskinan hal ini tidak diprioritaskan. Sampai kapan pun kemiskinan tidak bisa berkurang,” terangnya.

Menanggapi hal itu Bupati Abdul Hafidz mengungkapkan perusahaan swasta wajib memperkerjaan sedikitnya 1 persen penyandang disabilitas dari jumlah karyawan yang dibutuhkan. Hal itu sesuai amanat dalam UU No.8 Tahun 2016, khususnya terkait Pasal 53 ayat (2).

Perusahaan wajib mempekerjakan 1 persen dari jumlah karyawan yang dibutuhkan. Kalau yang dibutuhkan 10 ribu, maka seribu karyawan harus dari disabilitas kalau ada. Oleh karena itu sampaikan saja nanti akan saya peringatkan perusahaan itu,” tegasnya.

Merujuk pada peraturan tersebut, maka jelas dan tegas Pemerintah menjamin pemenuhan dan kesamaan hak bagi para penyandang disabilitas untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan minat, bakat dan kemampuan atau keterampilannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…