Bulan Dana PMI 2023, melebihi target

 

REMBANG – Hasil tarikan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Rembang Tahun 2023, melebihi target yang ditetapkan. Hal itu disampaikan oleh Ketua Panitia Bulan dana PMI, Muhamat Fahrorozi, saat penutupan Bulan Dana PMI tahun 2023, di Rumah Dinas Bupati Rembang, Rabu (20/12).

Ketua Panitia Bulan Dana PMI mengatakan capaian target Bulan Dana PMI senilai Rp 746.423.500 melebihi target dari Rp 725 juta karena adanya kerja sama semua pihak. Menurutnya pengumpulan dana kemanusiaan ini bukan perkara mudah. 

“Semoga tahun depan bisa meningkat lagi, terutama dengan dukungan Forkopimda.” imbuhnya.

Pria yang sehari-hari menjabat Ketua Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang itu menambahkan setiap minggu selama 3 bulan melakukan evaluasi ada kendala dalam pengumpulan donasi dari tiap kecamatan dan beberapa perusahaan, namun hal itu bisa diatasi.

Ketua PMI Rembang, Samsul Anwar mengungkapkan uang hasil Bulan Dana PMI ini digunakan sepenuhnya untuk membantu masyarakat, bukan untuk menggaji pengurus atau karyawan PMI. Namun dana kemanusiaan salah satunya diwujudkan dalam 1.125.000 liter air bersih kepada 14.455 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 13 kecamatan.

“Kita juga menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran kemarin. Sedangkan mobil ambulance kita juga rutin melayani masyarakat secara gratis, bahkan sering keluar kota antar warga berobat bahkan menjemput jenazah dari papua kemarin. Total pelayanan mobil ambulance PMI 844 kali, selama 2023 ini,” bebernya. 

PMI menurut Samsul Anwar juga menyalurkan bantuan alat bantu bagi penyandang disabilitas. Seperti bantuan kursi roda, alat bantu jalan kruk dan lainnya.

Bupati Hafidz mengucapkan terima kasih kepada jajaran PMI, Kejari Rembang selaku Ketua Bulan Dana PMI tahun 2023, Muhamat Fahrorozi dan masyarakat yang telah ikut mensukseskan program kemanusiaan ini. Selain pengumpulan dana kemanusiaan ini, Bupati mengingatkan yang tak kalah penting yaitu tentang penggunaannya. 

“Inovasi boleh tapi harus sesuai koridor yang ada. Sehingga jangan sampai kita salah dalam menggunakan dana yang bersumber dari masyarakat ini,” ungkapnya. 

Bupati berharap berbagai program PMI dapat bermanfaat bagi masyarakat luas, terutama yang tengah terkena bencana. Mengingat Rembang sebagian wilayahnya merupakan daerah rawan bencana, seperti banjir, tanah longsor, abrasi, kekeringan dan kebakaran.

Dalam kegiatan tersebut, PMI Rembang menyerahkan penghargaan donatur teraktif kepada Kecamatan Kragan dan penghargaan donatur tercepat kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Rembang.(Masudi/CBFM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *