KALIORI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Hari Minggu (13/11), melakukan pengerukan Kali Tarung, Desa Kuangsan, Kecamatan Kaliori. Kegiatan itu melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompincam) Kaliori, relawan Taruna Siaga Bencana, Banser Tanggap Bencana, TNI/Polri dan masyarakat desa setempat.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Rembang, Sri Jarwati didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial PPKB dan Forkompincam mengatakan dilaksanakannya pengerukan sungai Kali Tarung untuk mengurangi resiko bencana banjir di Desa Kuangsan.

“Kami bersinergi dalam rangka kerja bakti bersama-sama untuk pengurangan resiko bencana banjir. Karena dalam 1 bulan, sudah beberapa kali terjadi banjir, akibat dari penyempitan dan pendangkalan sungai,” imbuhnya.

Selain menggunakan tenaga manusia menurut Sri Jarwati pihaknya juga mendatangkan alat berat untuk mengeruk sungai dan meninggikan tanggul sepanjang 1 kilo meter dari Kali Tarung menuju Kali Tekuk Desa Pengkol.

Perempuan yang biasa disapa Anjar ini berharap kegiatan ini sebagai embrio agar bisa dilanjutkan di tempat lain. Sehingga pengurangan resiko bencana bisa diminimalisir.

Berdasarkan data dari BPBD, pada saat banjir terakhir pada hari Sabtu kemarin, menyebabkan 200 rumah terdampak banjir.

Pasalnya, Kali Tarung menjadi tempat bertemunya muara air Embung Banyukuwung, Desa Sudo, Kecamatan Sulang dan muara air Embung Grawan, Desa Grawan, Kecamatan Sumber.

Kepala Desa Kuangsan, Tarmuji membenarkan akibat dari banjir juga menggerus Jembatan di Perbatasan Kuangsan dengan Desa Banggi. Sehingga akses kendaraan roda empat dari desa Banggi dan Desa Tlogotunggal Kecamatan Sumber, apabila ke Rembang harus tersendat.

“Tidak bisa dilalui roda 4, sejak banjir kemarin. Banjir ini, belum ada 1 bulan, sudah 3 kali. Ini untuk lewat warga Banggi ke Rembang. Warga Tlogotunggal ke Rembang, bisa lewat sini,” bebernya.

Tarmuji menambahkan jembatan tersebut juga menjadi akses bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke destinasi wisata Pasar Brumbung.

Sehingga oleh Kepala Desa Banggi, Bathi sebagai penanganan sementara agar jembatan bisa dilewati kendaraan roda dua, di utara jembatan dipasang plat besi.(Masudi/CBFM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…