REMBANG – Puncak peringatan Hari Jadi ke-281 Kabupaten Rembang digelar di pendapa Kompleks Pendapa Museum Kartini, Rabu (27/07/2022) pagi oleh Pemerintah Kabupaten Rembang dengan menggelar upacara sederhana. Walaupun sederhana, peserta upacara mengenakan busana adat jawa dan bahasa jawa.

Tak hanya itu, kegiatan semakin menarik lantaran diiringi warga yang menunjukkan atraksi tari – tarian yang korelasi sembari membentangkan bendera merah putih.

Dalam sambutannya, Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan, di hari jadi tahun ini, Kabupaten Rembang sudah berhasil meraih penghargaan salah satunya opini wajar tanpa pengecualian (WTP) tahun 2021 oleh badan pemeriksa keuangan (BPK). Penghargaan WTP sudah didapat oleh Pemerintah Kabupaten Rembang selama 4 tahun berturut-turut.

“Penghargaan yang kita dapat jangan sampai membuat kita berpuas diri. Penghargaan tadi harus menjadi lebih penyemangat untuk untuk bekerja. Kabupaten Rembang mendapatkan penghargaan WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan tahun 2021 dan sudah berlangsung selama 4 tahun berturut-turut,” tutur Abdul Hafidz dengan menggunakan bahasa jawa.

Selain WTP, Abdul Hafidz juga menyampaikan penghargaan lain yakni juara 3 Anugerah Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tahun 2021. Dibidang pendidikan, MTs Negeri 2 Rembang berhasil masuk 10 nominasi Festival Literasi Nasional.

Penghargaan lain yang didapat ialah dinobatkan sebagai kabupaten atau kota kreatif Indonesia tahun 2022. Dibidang kesehatan, Kabupaten Rembang berhasil menyabet penghargaan Sertifikat Bebas Frambusia dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) 2022.

Dibidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, diberikan kepada dua tokoh pelaku industri rumahan yakni Damisih bersama dengan Zainal Hafidz sebagai pendamping indutri rumahan Kabupaten Rembang.

“Penghargaan yang didapat tidak lepas dari peran serta semua pihak dalam hal ini masyaraat yang tidak dapat disebut satu persatu,” tutup sambutan Bupati Rembang saat hari jadi ke-281.

Meski mendapatkan segudang penghargaan, namun masih banyak hal yang harus dibenahi oleh pemerintah untuk memberikan layanan dan meningkatkan daya saing masyarakat Kabupaten Rembang. Meski demikian secara bertahap pemerintah sudah memulai hal itu salah satunya perbaikan dan peningkatan jalan di sejumlah titik. (Asmui)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Tahun 2023 Ini Program Transmigrasi Masih Terbuka

Program pemerataan penduduk transmigrasi masih membuka peluang bagi masyarakat yang ingin menjadi…

SMK dan Ponpes Arrohmaniyah milik Bupati Rembang, dilaunching

  Di Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, kini telah berdiri Sekolah Boarding School…

Gelombang Tinggi, Nelayan Pulang Dengan Tangan Hampa

REMBANG – Tingginya gelombang laut di pesisir utara Kabupaten Rembang membuat nelayan…

Pemkab siapkan perda SMP SMA bisa baca Quran

  PAMOTAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, saat ini, telah menyiapkan Rancangan…