REMBANG – Aturan soal pembelian gas LPG 3 kilogram menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) telah diterbitkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Namun untuk di Kabupaten Rembang pembelian tanpa KTP masih bisa dilakukan.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Rembang, M. Mahfudz, Senin (21/8) menyampaikan pembelian gas LPG 3 kilogram di Kabupaten Rembang masih seperti biasanya. Artinya warga masih bisa membeli gas LPG 3 kilogram tanpa KTP.

Sebab pembelian gas LPG 3 kilogram menggunakan KTP di Kabupaten Rembang masih dalam tahap pendataan Nomor Induk Penduduk (NIK). Dan belum bisa dipastikan kapan aturan tersebut ditetapkan di Rembang.

“Yang mau beli tapi dia belum masuk data tetap masih dilayani. Jadi sekarang belum dilaksanakan rencana yang baru, cuma baru pada tahap pendataan. Belum ada efektif berlakunya,” imbuhnya.

Disebutkannya pendataan NIK bersumber dari 2 data, meliputi data Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan data dari agen dan pangkalan gas LPG 3 kilogram. Dari data tersebut nantinya akan menjadi data terpadu.

Dirinya mengungkapkan, jumlah agen gas LPG 3 kilogram di Kabupaten Rembang berjumlah 9 agen. Sedangkan pangkalannya sebanyak 300 lebih.

“Dari data itu kemudian jadi data terpadu oleh sistem secara nasional, jadi semuanya yang didata oleh agen pangkalan atau yang berbasis DTKS,” ujarnya.

Dirinya berharap melalui program subsidi tepat seperti ini bisa seperti membeli bahan bakar minyak (BBM) di SPBU. Artinya warga yang tergolong mampu tidak bisa memanfaatkan subsidi yang diperuntukkan untuk warga tidak mampu.(Rendy/Msd/CBFM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…