Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang akan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Rembang. Hal itu disampaikan oleh Kepala BB POM Semarang, Sandra Maria Philomena Linthin, saat berkunjung di Ruang Rapat Bupati, Hari Selasa (15/2).

Sandra mengatakan dilaksanakan MoU untuk bersama-sama mengawasi obat dan makanan di kota garam, agar masyarakat terlindungi dari bahan-bahan kimia berbahaya.

“Dengan adanya MoU ini, dapat berkolaborasi menetapkan pengawasan obat di Kabupaten Rembang. Sehingga masyarakat kita semakin terlindungi bahan-bahan kimia sesuai ketentuan,” ujarnya.

Sandra berharap melalui MoU dapat ditindaklanjuti dengan pembinaan dan pemberdayaan UMKM. Sehingga ketahanan ekonomi semakin baik. Sehingga kasus hukum tidak menjerat pelaku industri.

Berdasarkan data di BBPOM Semarang di Kabupaten Rembang terdapat 4 toko obat, 66 Apotik, 3 rumah sakit, sarana distribusi obat, pangan dan industri konsumtif dan sarana produksi yang memproduksi obat tradisional agak cukup seperti 1.167 home industri pangan dan 11 Layanan industri pangan yang ijinnya di Badan POM.

Efek Jangka Panjang

Menanggapi hal itu, Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyambut baik program tersebut. Bupati menyampaikan, banyak masyarakat yang belum memahami jenis makanan berbahaya yang beresar. Sehingga masyarakat abai terhadap makanan yang berbahaya itu. Pasalnya, dampaknya belum terlihat secara harian, namun bahayanya baru diketahui setelah dikonsumsi dalam 5 tahun hingga 10 tahun ke depan.

“Saya sangat setuju. Karena sangat membantu. Untuk mempercepat bagaimana masyarakat terhindar masuk dalam jurang berbahaya,” Imbuhnya.

Bupati menerangkan bahaya makanan yang tidak aman, baik pewarna sintetis maupun zat lainnya itu bisa mengakibatkan berbagai penyakit. Berdasarkan data di rumah sakit, pasien jantung, gagal ginjal, kanker sebanyak 30 persen dari total pasien.(Dari Rembang Masudi melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…