Bawaslu Bentuk 8 Desa Anti Politik Uang

Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kabupaten Rembang menargetkan delapan desa anti politik uang terbentuk di tahun 2022. Desa Criwik, Kecamatan Pancur menjadi desa ke delapan yang dibentuk pada Kamis (17/02).

Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang Totok Suparyanto mengatakan, sejak 2019 Bawaslu membentuk desa anti politik uang dan desa pengawasan. Jumlahnya masing-masing tiga desa. Pada tahun 2021 Bawaslu berhasil menambah jumlahnya, masing-masing 4 desa. Sedangkan pada tahun 2022 hanya terbentu satu desa yaitu Desa Criwik.

Hingga 2022, Bawaslu berhasil membentuk delapan desa anti politik uang dan tujuh desa pengawasan.

Jadi tugas Bawaslu intinya ada dua hal yang pertama mencegah dan kedua menindak. Maka ketika tahapan pemilu sedang tidak berlangsung maka kami fokus untuk kegiatan pencegahan. Diantaranya program pembentukan Desa Anti Politik Uang,” kata Totok Kamis malam kemarin.

Idealnya Terbentuk Tiap Kecamatan

Menurutnya, idealnya setiap kecamatan memiliki desa yang masyarakatnya sadar akan bahaya politik uang. Namun ia mengakui jika proses terbentuknya kampung anti politik uang tidak mudah dan instan dalam jangka waktu satu atau dua tahun saja. Butuh komitmen bersama dengan waktu lama untuk membentuk itu.

Dicontohkan, pada satu kecamatan Bawaslu hanya mengambil satu desa prioritas. Untuk strateginya adalah klasifikasi suatu desa yang dimungkinkan pada pelaksanaan Pemilu sebelumnya tingkat praktek politik uang tinggi. Kemudian prioritas kedua adalah lokasi desa yang terpinggir perbatasan. Karena aksesnya jauh  sehingga pengawas jarang menjangkau untuk sosialisasi.

Kita prioritaskan desa yang politik uangnya tinggi, kita ambil kita bina dengan kegiatan melibatkan pemerintah dan masyarakatnya,” jelasnya.

Ia menyebut, keberadaan kampung anti politik uang sangat efektif untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat, terhadap praktik politik uang dan politik transaksional. Dengan demikian kemudian masyarakat juga memiliki kesadaran menyelamatkan demokrasi bersama lembaga penyelenggara pemilu seperti Bawaslu dan KPU. (Asmui)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…