REMBANG – Bare baru saja merilis single terbarunya berjudul berjudul Take Me Back di kanal Youtube Bare Music. Lagu tersebut merupakan single ketiga yang telah diciptakan Musisi solo asal Rembang itu.

Dikatakan Bare, Video klip besutan rumah produksi Kertangkes.id itu berkisah tentang seorang laki-laki yang gagal dalam masalah percintaan. Dari kesedihan akan kegagalan itu disembunyikan dibalik canda tawanya layaknya seorang badut.

Sehingga dalam pembuatan video klip itu Bare harus bermake up layaknya seorang badut untuk mendukung alur cerita dari lagu berjudul Take Me Back. Latar pengambilan gambar pun terbilang cukup sederhana untuk menunjang alur cerita.

“Konsep yang ditawarkan kertangkes.id buat aku relate banget sama lirik lagunya. Kita sedih karena ketidakpastian, tapi harus berusaha tersenyum dan bikin bahagia orang yang kita sayang,” ucap Bare.

Video klip Take Me Back disutradarai oleh Abe Sampoerna, sedangkan ide cerita awal oleh Bare sendiri. Sang sutradara, Abe mengatakan bahwa ia ingin membuat warna yang berbeda dari beberapa video yang pernah ia kerjakan.

Mulai dari tata cahaya, pemilihan warna, hingga make up dan artistiknya. Meskipun terlihat sederhana, namun secara keseluruhan video klip tersebut layak untuk dinikmati.

“Dengan modal seadanya, kita buktikan kita mampu membuat video klip yang layak untuk ditonton masyarakat Rembang bahkan mungkin nasional. Karena youtube jangkauannya tak terbatas, siapa yang tahu kan,” kata Abe.

Untuk diketahui, single Take Me Back sendiri diproduksi dan direkam di Kertangkes Music. Dibantu Abdul Manaf sebagai Sound Engineer dan Yohansyah Fakhrur Reza sebagai Music Producer.(Dari Rembang Rendy Teguh Wibowo melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…