Bantu pelayanan, Pemkab hibahkan tanah

REMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) telah beberapa kali, membagikan tanah miliknya diberikan kepada pihak lain. Di antaranya tanah milik Pemkab yang dihibahkan yaitu Badan Pusat Statistik (BPS) dan kepolisian. 

Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengatakan dihibahkannya tanah milik Pemkab karena ada asas kemanfaatan sekaligus memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat Kabupaten Rembang.

“Ana sing ngomong Bupati ngawur, tanah dikak-kekna. Tanah ora digondol ae. Lagipula ini kan untuk melayani rakyat Rembang. Daripada diumbarna, pemerintah ora kuat mbangun ya percuma. Nek ana wong sing ngamuk, tulung aku diewangi nggih,” imbuhnya.

Ia menambahkan pihaknya juga menghibahkan tanah 2,5 hektar di kompleks Gedung Haji kepada Nahdlatul Ulama yang digunakan untuk membangun Rektorat Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama.

Selain itu, Pemkab juga menghibahkan tanah seluas 15 hektar di sekitar Gedung Olah Raga Mbesi Rembang diserahkan untuk pembangunan kampus Universitas Diponegoro (Undip). Walaupun meleset dari tujuan. Karena harapannya akan banyak warga Kabupaten Rembang kuliah di kampus tersebut. Sehingga mampu menurunkan angka kemiskinan.

“Tidak sesuai, salah dugaan saya. Maksudku tanah tak wenehke, ben wong Rembang kuliah ning kene. Wong Bandung ae do kuliah ning kene. Sing wong kene, kok malah do isin, ngono iku lak nggregetke, hehehe,” bebernya.

Hafidz mengungkapkan namun begitu dampaknya bisa dirasakan masyarakat. Pasalnya, dengan adanya 600 an mahasiswa. Efek ekonomi berupa UMKM dan kost-kosan, kian banyak bermunculan.

Pihaknya saat ini, juga akan memberikan tanah kepada Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Rembang. Karena keberadaan tanah yang ditempati sekarang yang berlokasi di Jalan Pemuda masih menumpang dengan Gedung Haji.(Masudi/CBFM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *