REMBANG – Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengajak kepada pegawai di jajaran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) harus bisa mengantisipasi sejak dini jangan sampai terjadi keributan politik dan keributan sosial yang dapat mengganggu kesatuan anak bangsa. Hal itu disampaikannya, saat apel pagi, di halaman kantor setempat, hari Rabu (20/7).

Bupati mengatakan salah satu tugas kantor yang berada di kompleks rumah dinas wakil bupati di bidang kesatuan bangsa yaitu menyatukan anak bangsa dari rongrongan anti pancasila, radikalisme, dan aliran keras.

“Lembaga ini punya tugas yang sangat berat. Karena harus mengawal, mengatur, kemudian mengawasi pergerakan masyarakat. Bagaimana panjenengan ini semua menyatukan gerakan masyarakat menuju masyarakat yang benar-benar cinta kepada negaranya,” Imbuhnya.

Orang nomor 1 di Rembang itu mengungkapkan tugas lain kantor yang berada di Jalan Soetomo dalam kesatuan bangsa yaitu merumuskan konsep untuk menyatukan perbedaan-perbedaan yang ada di masyarakat kita untuk bersatu.

Pejabat asal Desa Pamotan Kecamatan Pamotan tersebut menyebutkan tugas di bidang politik sangat berat lagi, pasalnya menghadapi tahun politik 2024 meliputi pemilihan presiden, pemilihan legislatif dan pemilihan kepala daerah harus diantisipasi sejak dini jangan sampai ada gerakan yang memecah belah terhadap anak bangsa karena adanya beda politik atau beda pilihan.

“Bakesbangpol satu-satunya lembaga punya peran strategis yang paling bisa menjaga kondisi daerah. Rame orane daerah. Geger lan orane daerah awalnya harus dari sini. Makanya saya harap antisipasi sejak dini. Jangan baru ada kejadian, baru gerak. Itu sudah bukan wilayahnya,” Tuturnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Bakesbangpol, Drupodo menjelaskan untuk mengantisipasi tahun politik 2024 sesuai tugas pokok dan fungsi Bakesbangpol berdasarkan peraturan Bupati nomor 76 tahun 2021, pada hari Rabu (20/7) ini, melakukan pendidikan politik dan sosialisasi politik, di salah satu Hotel di Rembang.

“Siang ini kita mengadakan pendidikan politik. Di sana saya menyampaikan materi tentang partisipasi politik dan pendidikan politik,” Ujarnya.

Narasumber dalam pendidikan politik selain dari Bakesbangpol Rembang menurut Drupodo yaitu Dosen Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Najahan Musyafak dengan materi pendidikan politik dan ideologi pancasila.(Masudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…