REMBANG – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di halaman Masjid Jami’ Lasem, Selasa (8/9). Aksi pelaku terekam kamera CCTV sekitar pukul 15.00 waktu setempat.

Akibatnya, pemilik sepeda motor Honda Supra Fit milik Supriyanto (75) warga RT 2 RW 2 Desa Sumbergirang, Kecamatan Lasem, itu raib dalam hitungan menit. Diduga, pelaku memuluskan aksinya dengan kunci palsu.

Salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi, Kurdi mengaku, diduga pelaku memanfaatkan situasi sekitar Masjid Jami’ Lasem karena masih dalam masa pengerjaan proyek. Sehingga banyak kesibukan cukup sulit melakukan pengawasan karena banyak warga yang lalu lalang.

“Awalnya ada seorang mengendarai sepeda motor hendak melakukan shalat Ashar. Sepeda motor diparkir di depan masjid,” jelasnya.

Menurut Kurdi, setelah shalat pemilik sepeda motor mencari kendaraan namun sudah tidak ada di tempat. Setelah dicek melalui kamera pengintai yang ada di kantor proyek, ternyata sepeda motor tersebut digondol maling.

Kapolsek Lasem, AKP. Arif Kristiawan Kamis pagi (8/9) menuturkan, aksi pencurian bermula saat korban berangkat dari rumahnya dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit S 4465 CA menuju Masjid Jami’ Lasem untuk melaksanakan jamaah sholat Ashar.

“Sesampainya di masjid, korban kemudian memarkirkan sepeda motornya di halaman bersama sepeda motor jamaah lainnya. Korban mengaku tidak mengunci kendaraan tersebut,” kata Kapolsek

Setelah rampung menunaikan shalat Ashar ternyata sepeda motor sudah tidak ada di tempat. Arif menambahkan situasi masjid yang sedang dipugar membuat kondisi di sekitar lokasi sulit dikontrol.

Kejadian pencurian sepeda motor di masjid oleh korban tidak dilaporkan ke polisi. Namun Polsek Lasem mendatangi rumah korban untuk mendapatkan keterangan atas peristiwa tersebut. Hingga kini, pihak kepolisian mengaku masih terus menyelidiki kasus pencurian tersebut.

Berdasarkan rekaman CCTV pelaku berpura-pura menunaikan shalat Ashar di masjid. Kemudian dia keluar dengan santai membawa kabur sepeda motor milik korban. Pelaku terekam jelas mengenakan kaos, bercelana panjang, serta mengenakan topi. (Asmui)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Tahun 2023 Ini Program Transmigrasi Masih Terbuka

Program pemerataan penduduk transmigrasi masih membuka peluang bagi masyarakat yang ingin menjadi…

SMK dan Ponpes Arrohmaniyah milik Bupati Rembang, dilaunching

  Di Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, kini telah berdiri Sekolah Boarding School…

Gelombang Tinggi, Nelayan Pulang Dengan Tangan Hampa

REMBANG – Tingginya gelombang laut di pesisir utara Kabupaten Rembang membuat nelayan…

Pemkab siapkan perda SMP SMA bisa baca Quran

  PAMOTAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, saat ini, telah menyiapkan Rancangan…