Para pedagang pasar kreatif Lasem dijadwalkan bakal menempati masing-masing kios dalam waktu dekat. Tentunya ada peraturan yang harus ditaati masing-masing pedagang Ketika menempati bangunan kios anyar itu.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindakop UKM) kabupaten Rembang, Mahfudz menyampaikan saat ini kunci masing-masing kios sudah ia terima. Sebelum kunci diserahkan kepada pedagang saat ini Dindakop UKM sedang menggodok peraturan atau ketentuan yang harus ditaati pedagang dalam menggunakan kios.

“Sebelum kita serahkan kuncinya kita buatkan dulu semacam ketentuan-ketentuan dasar agar mereka (para pedagang) tidak melakukan perubahan-perubahan atau penggunaan tidak sesuai dengan zonasi,” terangnya.

Dalam ketentuan yang sedang disusun, lanjut Mahfudz, pedagang tidak diperkenankan untuk memodifikasi bentuk kios yang sudah ada. Seperti merombak atau menambahi bangunan yang sebelumnya tidak ada.

Kendati demikian, para pedagang masih diperbolehkan untuk mengganti warna cat pada bangunan kios. Namun harus menunggu masa pemeliharaan Pasar Kreatif Lasem selesai hingga bulan Maret.

“Kalau hanya mungkin pengecatan, pewarnaan boleh saja. Tapi dilakukan setelah 6 bulan masa pemeliharaan habis, nanti silahkan kalau mau dicat. Tapi untuk menambahkan (bangunan) tidak boleh,” bebernya.

Mahfudz menambahkan, para pedagang juga diperbolehkan untuk saling bertukar tempat kios dengan catatan sesuai dengan zonasi yang telah ditentukan. Seperti pedagang makanan atau minuman bisa bertukar tempat dengan sesama pedagang makanan atau minuman.(Dari Lasem Rendy Teguh Wibowo melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…