Anggota DMKR Diberi Pelatihan Peningkatan Keterampilan Menjahit
Anggota DMKR Diberi Pelatihan Peningkatan Keterampilan Menjahit

12 orang penyandang disabilitas yang tergabung dalam lembaga DMKR (Disabilitas Multi Karya Rembang) mengikuti pelatihan menjahit di Rumah Tumbuh Khodijah, Selasa (1/3). Pelatihan yang diinisiasi oleh PT. Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) PLTU Rembang itu mendatangkan mentor dari Rembang Fashion Community (RFC).

Bidang Umum CSR Pemberdayaan Masyarakat PT. PJB PLTU Rembang, Edi Saputro menyampaikan, lembaga DMKR merupakan kelompok binaan dari PT. PJB PLTU Rembang sejak tahun 2018. Kini mereka diberi pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dalam hal ini menjahit.

Dirinya membeberkan, tujuan dari diberikannya pelatihan menjahit tersebut didasari oleh keinginan sebagian kelompok DMKR untuk meningkatkan kemampuan menjahit. Meski mereka sudah memiliki kemampuan dasar menjahit, namun pada model pakaian tertentu mereka masih belum menguasai.

“Karena memang basicnya mereka sudah menjahit, cuma ada anggota yang belum bisa model seperti jasko, celana, atau dress. Makanya permintaan setelah assessment di bulan Februari kemarin kita dapatkan jenis-jenis produk yang diinginkan anggota yang basicnya menjahit,” terangnya.

Edi menambahkan, pelatihan tersebut berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 28 Februari – 3 Maret. Selain program pelatihan menjahit, PT. PJB PLTU Rembang juga memberikan pelatihan unit usaha jual jasa dan bidang UMKM dari lembaga DMKR.

Sementara itu, Ketua lembaga DMKR, Rudi Yulianto mengaku sangat senang dengan pelatihan peningkatan keterampilan menjahit yang diperolehnya. Ia beralasan selama ini anggota DMKR memang bisa menjahit namun tidak semua model bisa ditangani.

“Temen-temen yang belum tahu untuk pola-pola dasar yang baru atau yang sudah lama pun mungkin ada beberapa yang seperti jasko belum pernah buat. Dengan ini kita bisa melakukan hal-hal yang sulit menjadi mudah serta bisa dikerjakan untuk disabilitas yang lain,” ungkapnya.

Dirinya berharap, pelatihan peningkatan keterampilan seperti itu bisa diberikan secara berkelanjutan. Dengan tujuan keterampilan yang dimiliki oleh anggota DMKR bisa semakin berkembang dalam pengerjaannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…