Wabup meminta Satlinmas jaga kondisi dan kondusifitas

REMBANG – Wakil Bupati (Wabup) Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’, mengajak kepada Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) untuk menjaga kondisi tubuh dan menjaga vitalitas. Hal itu disampaikannya saat pembukaan peningkatan kapasitas Satlinmas Kecamatan Rembang, di Halaman Balai Desa Kumendung, Senin (22/1).

Wabup mengatakan perlunya menjaga kondisi kesehatan itu agar Satlinmas bisa menjalankan tugas dengan tanpa hambatan baik menjelang, hingga pelaksanaan dan selesai Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Kita tidak ingin kejadian di 2019 lalu, banyak petugas-petugas yang akhirnya berguguran. Karena memang tidak siap secara fisik. Kita tidak ingin itu, terulang kembali,” imbuhnya.

Pria yang biasa disapa Gus Hanies itu menyebutkan Satlinmas dalam bekerja pada saat pelaksanaan pemilu, pada 14 Februari 2024 nanti memerlukan durasi sangat panjang. Pasalnya, dalam simulasi penghitungan dan penghitungan surat suara yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rembang waktunya hampir 24 jam. Sehingga waktunya sama seperti pada pemilu 2019 lalu. 

Gus Wabup mengajak kepada Satlinmas jelang pesta demokrasi pemilu 2024 supaya menjaga netralitas dan menjaga kondusifitas wilayah. Dengan tidak ikut mengarahkan pilihan kepada masyarakat. Sehingga Satlinmas sebagai petugas keamanan malah justru diamankan.

Dalam bekerja menurut Gus Wabup Satlinmas harus menjaga komunikasi dengan tim di lapangan. Karena dalam bekerja Satlinmas dibantu TNI/Polri dan panitia penyelenggara pemilu. Sehingga hilangkan kendala komunikasi dalam tim.

Camat Rembang, Abdur Rouf menuturkan ditunjuknya Desa Kumendung sebagai sasaran lokasi peningkatan kapasitas Satlinmas karena desa yang spesial.

“Karena di Desa Kumendung ini gedungnya bagus, halamannya juga luas, pemdesnya semangat. Dan yang spesial lagi 25 anggota Satlinmasnya putri semua,” ujarnya.

Ia menerangkan peserta pelatihan diambil 5 Satlinmas dari masing-masing desa. Walaupun jumlah Satlinmas di desa berkisar 15 hingga 20 personel. Harapannya Satlinmas yang mengikuti pelatihan dapat menularkan ilmunya kepada anggota yang tidak ikut peningkatan kapasitas.

Rouf membeberkan peserta mendapat pelatihan dari instruktur berupa materi kecepatan, ketangkasan dan amal bakti penanaman pohon. Karena para peserta wajib membawa 1 pohon untuk ditanam di lokasi yang ditunjuk oleh Pemerintah Desa Kumendung.

Sementara instruktur pelatih berasal dari Kodim, Polres, Koramil, Polsek, Satlinmas Satpol PP dan Banser Gerakan Pemuda Ansor.(Masudi/CBFM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *