REMBANG – Sejak bulan September lalu, para petani di Kabupaten Rembang terpantau mulai menggarap lahan. Sebagian menggunakan metode tanam gogo rancah. Sebagian lain menggarap lahan untuk persiapan tanam.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto, Jumat pagi, (9/12) mengatakan jika berdasarkan data November kemarin, 4.500 hektar sawah sudah dipastikan sudah ditanami padi. Karena curah hujan yang terjadi merata.

Meski demikian, kata Iwan belum semua lahan pertanian rampung ditanami padi. Karena sejumlah petani masih menunggu penyemaian bibit padi benar-benar telah siap untuk ditanam.

“Tapi setiap hari jumlahnya akan terus bertambah. Minimal pengolahan sudah siap begitu,” kata Agus Iwan.

Untuk mengoptimalkan hasil pertanian, Pemkab Rembang, pada Bulan November lalu, telah membagikan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) sejumlah 92 unit.

Rincian bantuan alsintan yang dibagikan yakni yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2 Kabupaten Rembang yaitu traktor roda empat 1 unit, cultivator 34 unit. Sedangkan yang bersumber dari APBD 1 Provinsi Jawa Tengah berupa 12 unit cultivator, 15 unit Alat Pengolah Pupuk Organik dan 30 unit pompa air.

Jumlah lahan padi di Kabupaten Rembang diperkirakan akan rampung ditanami pada bulan Februari 2023 mendatang.(Asmui /Msd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

SMK dan Ponpes Arrohmaniyah milik Bupati Rembang, dilaunching

  Di Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, kini telah berdiri Sekolah Boarding School…

Gelombang Tinggi, Nelayan Pulang Dengan Tangan Hampa

REMBANG – Tingginya gelombang laut di pesisir utara Kabupaten Rembang membuat nelayan…

Pemkab siapkan perda SMP SMA bisa baca Quran

  PAMOTAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, saat ini, telah menyiapkan Rancangan…

Cegah Anak Putus Sekolah, Baznas Punya Program Santunan Cerdas

REMBANG – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Rembang memiliki program unggulan…