Walaupun, sampai saat ini, 332 jamaah haji Rembang, belum ada keputusan berangkat di kloter berapa. Namun dengan adanya Calon Jamaah Haji (CJH) nasional kloter pertama yang akan berangkat, pada tanggal 4 Juni nanti, membuat Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Rembang, bekerja lebih ekstra.

Kepala Kantor Kemenag Rembang, melalui Humas Kemenag Rembang, Shofatus Shodiqoh mengatakan gerak cepat yang dilakukan Kemenag Rembang, agar dengan sisa waktu 1 bulan, warga di kota garam bisa melaksanakan rukun Islam ke-5 itu dengan meminta agar segera melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH).

“Sudah memberitahu kepada CJH yang berangkat tahun ini. Mereka diminta untuk segera melakukan pelunasan, di Bank Penerima Setoran. Lalu melakukan verifikasi ke seksi Pelayanan Haji dan Umrah (PHU) Kabupaten Rembang di Gedung PLHUT,” Imbuhnya.

Shofatus Shodiqoh menerangkan Bipih bagi yang sudah melakukan pelunasan, maka dikenakan biaya tambahan Rp. 0,-. Namun bagi calon haji yang kemarin sudah sempat melakukan penarikan dana pelunasan, maka wajib melakukan pelunasan Bipih untuk embarkasi Solo yang tahun ini mencapai Rp. 40.262.721.

Shofatus Shodiqoh menuturkan sebagai persiapan adminitrasi, Seksi PHU sudah menyiapkan seluruh paspor calon haji. Pihaknya tengah memverifikasi data-data calon haji, yaitu paspor, KTP, vaksin pada aplikasi Peduli Lindungi, dan lainnya.

Shofatus Shodiqoh menyebutkan jumlah jamaah haji yang berhak berangkat tahun ini adalah 332 jemaah. Angka tersebut adalah 48 persen dari 742 jemaah haji yang tertunda keberangkatannya sejak 2020. Pihaknya mengakui memang sempat ada perubahan data berkali-kali. Penyebabnya di antaranya pasangan suami istri yang mengundurkan diri karena usia salah satu pasangan di atas 65 tahun. Untuk diketahui, Pemerintah Arab Saudi menetapkan, pemberangkatan haji tahun ini tidak berlaku untuk usia di atas 65 tahun.

Selain 332 jemaah tersebut, terdata pula 66 calon haji (Calhaj) cadangan. Dimana calhaj cadangan tersebut kemungkinan ada yang bisa berangkat apabila ada kuota yang tidak terpenuhi. Namun kuota ini berlaku secara nasional.(Dari Rembang Masudi melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…