3 Kasus Langsung PSN, Cara Puskesmas Pancur Kendalikan DBD

PANCUR – Upaya Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pancur dalam menekan angka kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Pancur terbilang cukup bagus. Sebab sejauh ini angka kasus penyakit yang disebabkan virus dengue dan ditularkan lewat nyamuk Aedes aegypti ini di Kecamatan Pancur tergolong rendah.

Kepala Puskesmas Pancur, dr. Samsul Anwar menyampaikan kasus DBD yang rata-rata menyerang anak di Kecamatan Pancur sangat diawasi ketat. Ketika ada 3 kasus DBD ditemukan di satu wilayah, Puskesmas Pancur langsung menggerakkan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

“Prinsip kita di Puskesmas Pancur, lebih dari 2 atau 3 kita langsung PSN. Kalau (puskesmas) yang lain kan 5 (kasus) aturannya, kalau kita 3 langsung PSN,” ucapnya.

Dari prinsip tersebut, dirinya bersyukur kasus DBD di Kecamatan Pancur bisa terkendali di tengah melonjaknya kasus di sejumlah wilayah pada peralihan musim ini. Bahkan, kata dia, pasien DBD yang dirawat di Puskesmas Pancur semuanya bisa pulang dalam keadaan sembuh.

“Alhamdulillah sehat semua dan kita tangani di Puskesmas Pancur alhamdulillah aman semua. Pokoknya prinsip kita lebih dari 2 kasus kita langsung PSN,” tegasnya.

dr. Samsul menambahkan, pada dasarnya DBD tidak menular dari orang ke orang melainkan ditularkan lewat nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus dengue. Sehingga ketika didapati kasus DBD, langkah paling utama untuk menghentikan penyebarannya adalah dengan memberantas sarangnya melalui gerakan PSN.(Rendy/Msd/CBFM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *