REMBANG – 16 orang penyandang difabel di Kabupaten Rembang mengikuti pelatihan komputer, selama 33 hari, di Balai Latihan Kerja (BLK). Hal itu disampaikan oleh Kepala Jurusan Teknik Informasi Komunikasi UPT BLK Rembang, Zennu Arifianto, kepada wartawan, baru-baru ini.

Kepala Jurusan TIK mengatakan dalam pelatihan itu para peserta diajari belajar dari tentang aplikasi komputer, mulai pengolah kata, lembar sebar, pembuatan presentasi hingga mengolah gambar.

“Organisasi difabel mengajukan pelatihan ke BBPVP Semarang. BBPVP Semarang menunjuk UPT. BLK Rembang untuk melaksanakannya. Dengan materi practical office advance ada Microsoft Word, MS Excel, power point dan linux client dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Ia menjelaskan pelatihan yang  dibimbing dua instruktur itu menerapkan teknik pembelajaranpun menyesuaikan dengan kondisi para peserta. Seperti ketika memberikan materi, instruktur juga menggunakan alat bantu sulih suara seperti Google Voice untuk agar peserta yang tuna rungu dan wicara bisa menangkap materi pembelajaran.
Sehingga cara menyampaikan materi disesuaikan dengan keadaan peserta. Pasalnya, dari 16 peserta itu, ada yang tuna rungu, tuna wicara ada yang usianya sudah 40 tahun ke atas.

“Harapannya setelah pelatihan ini, peserta ini bisa membuat proposal sendiri. Kalau ada kegiatan bisa mengelola kegiatan sendiri mulai membuat laporan. Yang berwirausaha bisa membuat pembukuan sederhana.” ujarnya.

Zennu menyebutkan sebanyak 90 persen peserta ini belum pernah belajar komputer. Sehingga pembelajaran benar-benar dari awal, menghidupkan komputer dan menjelaskan menu pada tampilan komputer.

Salah satu peserta dari Desa Mlagen Kecamatan Pamotan, Wardatul Atiroh menuturkan dirinya sedang belajar menata gambar. Diakuinya agak sulit karena belajar pertama kali.

“Ini sangat membantu kami, apalagi saya tidak pernah megang komputer sama sekali. Jadi dari dasar banget ini, ” bebernya.

Atiroh mengungkapkan pelatihan ini gratis, bahkan mendapatkan makan, seragam dan uang transport. Semuanya itu diberikan oleh Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang.(Masudi/CBFM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Bikin Film Animasi RA Kartini Untuk Tarik Minat Remaja

REMBANG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Rembang membuat film animasi…

Kejar Cita-cita Perempuan Disabilitas Ini Kuliah Sudah Sampai Semester Akhir

BULU – Keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang untuk seseorang mengejar cita-citanya. Seperti…

ETLE Pakai Drone Diuji Coba di Lasem

LASEM – Bagi masyarakat yang masih sering melakukan pelanggaran lalu lintas sebaiknya…

Kerajinan Tangan Berbahan Limbah Batubara

  LASEM – Warga Desa Sendangasri, Kecamatan Lasem, membuat kerajinan tangan dari…