Kurang  lebih ada 112.060 anak di Kabupaten Rembang belum memiliki belum memiliki Kartu Identitas Anak (KIA).  Hal ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat agar segera tuntas.

Hingga Feberuari 2022, Disdukcapil Rembang terus melakukan pembuatan KIA untuk para pemohon.  Selain KIA, pekerjaan rumah aplikasi data kependudukan (apinduk) lainnya yang harus Disdukcapil Rembang adalah KTP Elektronik (KTP el).

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Pemanfaatan Informasi Kependudukan Dyah Ayu pada Senin pagi (31/01) di Kantor Disdukcapil Kabupaten Rembang.

Proses pengajuan KIA tidak jauh berbeda dengan permohonan KTP. Tetapi biasanya KIA sendiri untuk anak usia 0 sampai 3 tahun diajukan bersamaan ketika pengajuan akta kelahiran.

Namun proses pencetakan tidak bias sekali jadi, tetapi harus melalui proses falidasi data, sehingga ada waktu tunggu sebelum kartu tersebut keluar.

“Pengajuan sama seperti KTP biasa. Dan kartu KIA dikeluarkan sedikit lebih lama dari pada KTP biasa. Untuk KIA 0-3 tahun tanpa menggunakan foto, sedangkan yang usia diatas 3 tahun pengajuannya juga berbeda,” kata Dyah.

Selain itu kata Dyah, proses pengajuan sekarang menjadi lebih mudah, karena setiap desa sudah dibentuk admin Dukcapil yang siaga membantu menginput data kependudukan. Penambahan anggota keluarga baru, hingga penghapusan data.

“Rata-rata pengajuan bersamaan pengajuan akta kelahiran melalui aplikasi siaga desa. Kalau dulu telat berapa bulan harus di pengadilan dulu, tetapi sekarang sudah tidak ada jadi lebih luwes,” tambahnya.

Kepala Disdukcapil Rembang, Suparmin mengatakan, saat ini Dispendukcapil Rembang  sudah membuat sekitar 54.100 KIA.  Menurutnya KIA bagi anak itu sangat penting dan harus dibawa ketika bepergian. Pasalnya dengan membawa KIA, selain membuat anak senang, juga bisa membantu jika anak terpisah di jalan, maka akan memudahkan untuk mencari alamat rumah anak tersebut.

“KIA ini banyak manfaatnya, di antaranya bisa memudahkan untuk mencarikan alamat si anak, jika tersesat di jalan,” pungkasnya. (Asmui)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…